<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SlametRiyanto.Net &#187; Web &amp; Internet</title>
	<atom:link href="http://slametriyanto.net/category/web-internet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://slametriyanto.net</link>
	<description>Free Tutorial, Ebook, &#38; Video Training: Photoshop, Joomla, Flash, Multimedia, Web &#38; Internet</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Jul 2010 03:59:28 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Membuat Blog dengan Domain dan Hosting Gratis</title>
		<link>http://slametriyanto.net/membuat-blog-dengan-domain-dan-hosting-gratis/</link>
		<comments>http://slametriyanto.net/membuat-blog-dengan-domain-dan-hosting-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 16:56:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web & Internet]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://slametriyanto.net/?p=850</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang dimaksud dengan membuat Blog gratis? Bukankah pada pembahasan sebelumnya sudah membuat blog gratis pada penyedia blog? Memang, pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan proses pembuatan blog pada penyedia blog. Kemudian dibahas pula proses pembuatan blog berbayar dengan cara membeli domain dan hosting.
Pembahasa kali ini adalah membuat domain dan hosting gratis untuk blog yang akan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/membuat-blog-di-wordpress/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Blog di Wordpress'>Membuat Blog di Wordpress</a> <small>Pada pembahasan sebelumnya sudah dijelaskan beberapa aplikasi yang dapat digunakan...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/mengenal-aplikasi-untuk-membuat-blog/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Aplikasi untuk membuat Blog'>Mengenal Aplikasi untuk membuat Blog</a> <small>Bagaimana sih cara membuat Blog? Apakah membuat blog itu harus...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/file-audio/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Training Pemanfaatan Blog untuk Bahan Belajar berbasis Online'>Training Pemanfaatan Blog untuk Bahan Belajar berbasis Online</a> <small>Hari Minggu &#8211; Senin, 22 &#8211; 23 Februari 2009, saya...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blinxer.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-872" title="blinxer" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blinxer.jpg" alt="blinxer" width="254" height="83" /></a>Apa yang dimaksud dengan membuat Blog gratis? Bukankah pada pembahasan sebelumnya sudah membuat blog gratis pada penyedia blog? Memang, pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan proses pembuatan blog pada penyedia blog. Kemudian dibahas pula proses pembuatan blog berbayar dengan cara membeli domain dan hosting.</p>
<p>Pembahasa kali ini adalah membuat domain dan hosting gratis untuk blog yang akan dibuat. Ada beberapa penyedia domain dan hosting gratis dengan kapasitas penyimpanan data yang cukup besar. Proses pembuatannya pun relatif mudah, cukup mengisi formulir yang disediakan maka dalam dua hari domain dan hosting dapat dimiliki secara gratis.<span id="more-850"></span><strong></strong></p>
<p><strong>Membuat Domain dan Hosting Gratis</strong><br/><!-- wp_ad_camp_1 --><br/></p>
<ol>
<li>Langsung saja, pertama kali mendaftarkan domain pada website penyedia domain gratis dan hosting gratis di http://www.blinxer.com.  Kemudian klik sebuah link untuk registrasi.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses11.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-851" title="proses11" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses11.jpg" alt="proses11" width="400" height="115" /></a></li>
<li> Masukkan beberapa informasi yang dibutuhkan. Perlu diingat, pada kolome Username akan digunakan sebagai alamat website. Jika Username-nya slametriyanto maka alamat websitenya adalah http://slametriyanto.blinxer.com. Dan pastikan alamat email yang digunakan masih aktif karena informasi aktifasi akan dikirim melalui email tersebut. Jika sudah yakin, klik tombol <strong>Registered</strong>.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses21.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-852" title="proses21" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses21.jpg" alt="proses21" width="334" height="298" /></a></li>
<li>Jika muncul sebuah informasi untuk konfirmasi, klik tombol Click Me to Continue. Selanjutnya akan muncul verifikasi. Masukkan kode yang nampak ke kolom yang disediakan. Jika salah memasukka kode maka proses registrasi tidak akan dilanjutkan. Jika sudah yakin, klik tombol Register untuk melanjutkan.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses31.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-853" title="proses31" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses31.jpg" alt="proses31" width="325" height="210" /></a></li>
<li>Sebuah informasi muncul, bahwa akun aktifasi telah dikirimka melalui email.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses41.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-854" title="proses41" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses41.jpg" alt="proses41" width="449" height="55" /></a></li>
<li>Periksa email Anda, kemudian klik sebuah link untuk aktifasi.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses51.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-855" title="proses51" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses51.jpg" alt="proses51" width="541" height="309" /></a></li>
<li>Informasi tentang hosting telah dibuat, lengkap dengan nama pengguna untuk database, FTP, dan nama domain yang telah didaftarkan. Pada bagian paling atas terdapat informasi bahwa proses pembuatan domain dan hosting $0 alias gratis.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess6.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-856" title="prosess6" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess6.jpg" alt="prosess6" width="499" height="467" /></a></li>
<li>Simpan informasi tersebut dengan cara mengklik teks <strong>Saved</strong>. File akan tersimpan dalam bentuk PDF.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-857" title="prosess7" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess7.jpg" alt="prosess7" width="396" height="85" /></a></li>
<li>Setelah tersimpan, klik link Click here to log into your VistaPanel untuk masuk ke Vista Panel. Tampilan halaman utama Vista Panel seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess8.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-858" title="prosess8" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess8.jpg" alt="prosess8" width="527" height="398" /></a></li>
</ol>
<p><strong>Membuat Database</strong><br />
Setiap web dinamis pasti memiliki sebuah database untuk menyimpan data, baik berupa teks, gambar, maupun file lainnya. Begitu pula dengan blog yang dibuat menggunakan Wordpress sebagai aplikasinya. Sebelum melakukan instalasi wordpress secara online, terlebih dulu harus membuat database.</p>
<ol>
<li>Langsung saja, untuk membuat database klik link <strong>MySQL databases</strong>.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses1-b.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-860" title="proses1-b" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses1-b.jpg" alt="proses1-b" width="212" height="185" /></a></li>
<li>Masukkan nama database, misal: myblog kemudian tekan tombol <strong>Create database</strong>. Database baru telah terbentuk. Perhatikan, nama database secara otomatis ditambahkan. Mengapa begitu ? Karena hosting dan domain yang kita daftarkan bersifat gratis dan sebagai sub domain.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses2-b.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-861" title="proses2-b" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses2-b.jpg" alt="proses2-b" width="241" height="92" /></a></li>
<li>Perhatikan, informasi pengguna untuk FTP dan MySQL. Informasi tersebut akan digunakan saat melakukan instalasi Wordpress.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses4-b.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-862" title="proses4-b" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses4-b.jpg" alt="proses4-b" width="255" height="202" /></a></li>
</ol>
<p><strong>Menginstal Wodpress</strong><br />
Setelah semua informasi didapatkan, langkah selanjutnya adalah menginstal Wordpress secara online melalui fasilitas layanan Fantastico.</p>
<ol>
<li>Klik sebuah link Fantastico type installer untuk memilih beberapa layanan script untuk berbagai kebutuhan berdasarkan kategori script.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses1-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-863" title="proses1-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses1-c.jpg" alt="proses1-c" width="255" height="160" /></a></li>
<li>Terdapat beberapa script untuk membangun website.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses2-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-864" title="proses2-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses2-c.jpg" alt="proses2-c" width="509" height="221" /></a></li>
<li>Pilih <strong>Wordpress 2.7.1</strong>. lalu tekan link <strong>Clik to Install</strong>.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses3-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-865" title="proses3-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses3-c.jpg" alt="proses3-c" width="305" height="139" /></a></li>
<li>Klik tombol<strong> Complete Install</strong>.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses4-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-866" title="proses4-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses4-c.jpg" alt="proses4-c" width="484" height="121" /></a></li>
<li>Proses instalasi dimulai, masukkan nama database, nama pengguna, password, dan database host. Dari mana informasi tersebut didapat? Jawabnya: dari informasi Vista Panel. Jika sudah yakin, klik tombol Submit.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses5-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-867" title="proses5-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses5-c.jpg" alt="proses5-c" width="565" height="223" /></a></li>
<li>Tunggu beberapa saat, sistem akan mengubungkan ke database. Jika berhasil, maka muncul informasi untuk melanjutkan proses instalasi. Klik tombol <strong>Run the Install</strong>.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess6-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-868" title="prosess6-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess6-c.jpg" alt="prosess6-c" width="421" height="175" /></a></li>
<li>Masukkan informasi untuk Blog yang telah dibuat lalu klik tombol Install Wordpress.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess7-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-869" title="prosess7-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess7-c.jpg" alt="prosess7-c" width="476" height="258" /></a></li>
<li>Proses instalasi berhasil. Secara default, username = admin dan password dibuat secara random. Ingat! Catatlah password agar tidak lupa saat ingin masuk ke halaman admin.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess8-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-870" title="prosess8-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/prosess8-c.jpg" alt="prosess8-c" width="506" height="217" /></a></li>
<li>Tampilan standar halaman utama blog Anda menggunakan Wordpress.<br />
<a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses9-c.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-871" title="proses9-c" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/proses9-c.jpg" alt="proses9-c" width="466" height="356" /></a></li>
</ol>
<p><br/><!-- wp_ad_camp_2 --></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/membuat-blog-di-wordpress/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Blog di Wordpress'>Membuat Blog di Wordpress</a> <small>Pada pembahasan sebelumnya sudah dijelaskan beberapa aplikasi yang dapat digunakan...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/mengenal-aplikasi-untuk-membuat-blog/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mengenal Aplikasi untuk membuat Blog'>Mengenal Aplikasi untuk membuat Blog</a> <small>Bagaimana sih cara membuat Blog? Apakah membuat blog itu harus...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/file-audio/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Training Pemanfaatan Blog untuk Bahan Belajar berbasis Online'>Training Pemanfaatan Blog untuk Bahan Belajar berbasis Online</a> <small>Hari Minggu &#8211; Senin, 22 &#8211; 23 Februari 2009, saya...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://slametriyanto.net/membuat-blog-dengan-domain-dan-hosting-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>52</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal Aplikasi untuk membuat Blog</title>
		<link>http://slametriyanto.net/mengenal-aplikasi-untuk-membuat-blog/</link>
		<comments>http://slametriyanto.net/mengenal-aplikasi-untuk-membuat-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2009 08:16:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web & Internet]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://slametriyanto.net/?p=811</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana sih cara membuat Blog? Apakah membuat blog itu harus membayar ? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang ingin membuat blog. Ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat blog, baik yang bersifat gratis maupun berbayar.  Baiklah, pada bagian ini akan diuraikan beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat blog secara gratis.
Blogger (http://www.blogspot.com): adalah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/file-audio/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Training Pemanfaatan Blog untuk Bahan Belajar berbasis Online'>Training Pemanfaatan Blog untuk Bahan Belajar berbasis Online</a> <small>Hari Minggu &#8211; Senin, 22 &#8211; 23 Februari 2009, saya...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/membuat-blog-di-wordpress/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Blog di Wordpress'>Membuat Blog di Wordpress</a> <small>Pada pembahasan sebelumnya sudah dijelaskan beberapa aplikasi yang dapat digunakan...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/membuat-blog-dengan-domain-dan-hosting-gratis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Blog dengan Domain dan Hosting Gratis'>Membuat Blog dengan Domain dan Hosting Gratis</a> <small>Apa yang dimaksud dengan membuat Blog gratis? Bukankah pada pembahasan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blog.jpg"></a><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blog.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-830" title="blog" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blog.jpg" alt="blog" width="237" height="185" /></a>Bagaimana sih cara membuat Blog? Apakah membuat blog itu harus membayar ? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang ingin membuat blog. Ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat blog, baik yang bersifat gratis maupun berbayar.  Baiklah, pada bagian ini akan diuraikan beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat blog secara gratis.<span id="more-811"></span></p>
<p><strong>Blogger </strong>(<a href="http://www.blogspot.com">http://www.blogspot.com</a>): adalah sebuah layanan publikasi blog yang didirikan oleh Pyra Labs, dan diakuisisi oleh Google pada tahun 2003.<br/><!-- wp_ad_camp_1 --><br/></p>
<ul>
<li>Blogger menawarkan dukungan blog multi-pengarang, yang memungkinkan pengguna membuat sebuah blog untuk kelompok (group blog).</li>
<li>Blogger mendukung layanan Google AdSense sebagai sebuah cara bagi pemilik blog untuk mendapatkan penghasilan dari blog mereka.</li>
<li>Blogger menawarkan fitur pengubahan templat, yang mengijinkan pengguna mengubah desain templat blog sesuai keinginan mereka.</li>
<li>Perlu diingat, ketika mendaftar pada penyedia blog ini, alamat blog akan berubah menjadi blogspot.com, contoh: <a href="http://slametriyanto.blogspot.com">http://slametriyanto.blogspot.com</a>. Nama pengelola blog akan diletakkan di bagian awal yang menandakan sebagai sub domain.</li>
</ul>
<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogspot1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-815" title="blogspot1" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogspot1.jpg" alt="blogspot1" width="417" height="296" /></a></p>
<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogspot2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-816" title="blogspot2" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogspot2.jpg" alt="blogspot2" width="426" height="299" /></a></p>
<p><strong>Blogsome</strong> (<a href="http://www.blogsome.com">http://www.blogsome.com</a>): adalah salah satu hosting blog yang mempergunakan Wordpress sebagai engine blog. Sebenarnya masih ada lagi hosting lainnya yang menyediakan Wordpress sebagai engine blog seperti misalnya Blogthing, namun sampai saat ini entah mengapa masih banyak beberapa rekan dari Indonesia mempergunakan blogsome sebagai hosting blog pribadi.<br/><!-- wp_ad_camp_2 --><br/></p>
<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogsome1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-817" title="blogsome1" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogsome1.jpg" alt="blogsome1" width="408" height="291" /></a></p>
<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogspot21.jpg"></a><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogsome2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-832" title="blogsome2" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/blogsome2.jpg" alt="blogsome2" width="407" height="290" /></a></p>
<p><strong>Multiply </strong>(<a href="http://www.multiply.com">http://www.multiply.com</a>): adalah sebuah situs jaringan sosial dengan fitur yang memungkinkan orang untuk saling-berbagi beberapa media, seperti foto, video, maupun blog. Multiply.com menyediakan layanan blog. Blog yang di-posting ke Multiply.com dapat secara otomatis diteruskan ke akun LiveJournal, Blogger atau TypePad. Dimungkinkan pula untuk mem-posting melalui e-mail atau MMS. Pengguna juga dapat memberikan komentar terhadap sebuah film atau buku, atau juga untuk berbagi acara berdasarkan kalender.</p>
<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/multimply1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-820" title="multimply1" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/multimply1.jpg" alt="multimply1" width="385" height="222" /></a></p>
<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/multiply2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-821" title="multiply2" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/multiply2.jpg" alt="multiply2" width="387" height="261" /></a></p>
<p><strong>WordPress </strong>(<a href="http://www.wordpress.com">http://www.wordpress.com</a>): adalah sebuah perangkat lunak blog yang ditulis dalam PHP dan mendukung sistem basis data MySQL. WordPress adalah penerus resmi dari b2cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi. Nama WordPress diusulkan oleh Christine Selleck, teman dari ketua developer, Matt Mullenweg. Rilis terbaru WordPress adalah versi 2.7. WordPress didistribusikan dengan lisensi GNU General Public License.</p>
<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/wordpress1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-823" title="wordpress1" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/wordpress1.jpg" alt="wordpress1" width="451" height="315" /></a></p>
<p><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/wordpress1.jpg"></a><a href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/wordpress2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-828" title="wordpress2" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2009/03/wordpress2.jpg" alt="wordpress2" width="444" height="353" /></a></p>
<p>Dengan melihat beberapa aplikasi tersebut di atas, anda dapat memilih salah satu sesuai keinginan. Namun pada pembahasan ini, akan menjelaskan pengelolaan blog menggunakan Wordpress. Ada beberapa alasan menggunakan Wordpress yaitu: fitur lebih sederhana dan user friendly, tampilan tema cukup bervariasi, fasilitas lengkap untuk mengelola artikel dalam bentuk teks, gambar, audio, maupun video</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/file-audio/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Training Pemanfaatan Blog untuk Bahan Belajar berbasis Online'>Training Pemanfaatan Blog untuk Bahan Belajar berbasis Online</a> <small>Hari Minggu &#8211; Senin, 22 &#8211; 23 Februari 2009, saya...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/membuat-blog-di-wordpress/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Blog di Wordpress'>Membuat Blog di Wordpress</a> <small>Pada pembahasan sebelumnya sudah dijelaskan beberapa aplikasi yang dapat digunakan...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/membuat-blog-dengan-domain-dan-hosting-gratis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membuat Blog dengan Domain dan Hosting Gratis'>Membuat Blog dengan Domain dan Hosting Gratis</a> <small>Apa yang dimaksud dengan membuat Blog gratis? Bukankah pada pembahasan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://slametriyanto.net/mengenal-aplikasi-untuk-membuat-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial: Mengedit Web dengan Dreamweaver</title>
		<link>http://slametriyanto.net/membuat-web-dengan-dreamweaver/</link>
		<comments>http://slametriyanto.net/membuat-web-dengan-dreamweaver/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 May 2007 06:16:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web & Internet]]></category>
		<category><![CDATA[dreamweaver]]></category>
		<category><![CDATA[photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[web dan internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://slametriyanto.net/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebagian web designer dalam membuat situs professional tidak memanfaatkan Adobe Photoshop dalam merancang web, padahal dengan software tersebut kita akan lebih mudah dan lebih praktis dibandingkan harus membuat kode html.


Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/tutorial-membuat-website-dengan-photoshop-cs2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2'>Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2</a> <small> Web yang sering dikunjungi orang merupakan nilai plus bagi...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/ebook-web-professional-dengan-photoshop-dreamweaver/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ebook: Web Professional dengan Photoshop &#038; Dreamweaver'>Ebook: Web Professional dengan Photoshop &#038; Dreamweaver</a> <small>Alhamdulillah, setelah menunggu beberapa bulan akhirnya buku tentang Web Professional...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Ada sebagian web designer dalam membuat situs professional tidak memanfaatkan Adobe Photoshop dalam merancang web, padahal dengan software tersebut kita akan lebih mudah dan lebih praktis dibandingkan harus membuat kode html.</p>
<p align="justify">Ketika dokumen Adobe Photoshop (<a title="download: situs_bisnis.zip" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/situs-bisnis.zip">download: situs_bisnis.zip</a>) tersimpan dalam bentuk web maka secara otomatis akan membuat tag html sendiri sehingga tidak perlu bersusah payah mengetik kode html. Anda dapat membuktikan sendiri seperti nampak pada gambar berikut.</p>
<p align="justify"><span id="more-148"></span></p>
<p><a title="dreamweaver_01.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_01.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_01.gif" alt="dreamweaver_01.gif" /></a></p>
<p>1. <strong>Mengubah Objek menjadi Background</strong></p>
<p align="justify">Tidak semua gambar (image) yang pada web yang telah kita buat diganti. Jika image tersebut berfungsi sebagai tombol, maka Anda dapat menambahkan menu pull down agar tampilan website lebih menarik. Anda juga dapat membuat tombol dalam bentuk mouse over, dan lain sebagainya.</p>
<p align="justify">Pada bagian ini, kita akan mencoba membahas tentang teknik penggantian objek gambar menjadi latar belakang (backgrdound) agar kita dapat memasukkan beberapa komponen di dalamnya (teks maupun grafik).</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Pertama kali, bukalah file index.html menggunakan Macromedia Dreamweaver.<br />
<a title="Gambar 1" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_02.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_02.gif" alt="Gambar 1" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Setelah file terbuka, tentukan terlebih dahulu image mana saja yang akan di jadikan latar belakang dan bagian mana saja yang akan dijadikan sebagai tombol. Sebagai contoh, klik image di bagian bawah teks New Product.<br />
<a title="Gambar 2" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_02b.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_02b.gif" alt="Gambar 2" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Pada bagian Properties, tertulis <strong>Src = images/index_26.gif</strong>. Hal itu berarti kita tidak dapat memasukan teks di atas gambar tersebut karena objek tersebut adalah image, bukan merupakan background. Tekan <strong>Del </strong>untuk menghapusnya.<br />
<a title="Gambar 3" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_03.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_03.gif" alt="Gambar 3" /></a><br />
<a title="Gambar 3" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_03.gif"></a></li>
<li>
<p align="justify">Klik pada Background URL of cell untuk memilih gambar yang akan dijadikan latar belakang (background). Oleh karena nama file yang baru saja dihapus adalah index_26.gif maka gunakan file tersebut sebagai latar belakang.<br />
<a title="Gambar 4" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_04.gif"></a><a title="Gambar 4" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_04.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_04.gif" alt="Gambar 4" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Ketikkan <strong>images/index_26.gif</strong> pada kolom Bg.<br />
<a title="Gambar 5" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_05.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_05.gif" alt="Gambar 5" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Lakukan hal yang sama pada bagian lain apabila ingin dijadikan sebagai latar belakang agar kita dapat memasukkan objek berupa teks, animasi, maupun gambar.</p>
</li>
</ol>
<hr />2. <strong>Memasukkan Objek</strong></p>
<p align="justify">Objek yang dimaksud dapat berupa animasi, gambar, maupun teks. Dalam Macromedia Dreamweaver proses memasukkan objek sangat mudah karena sudah disediakan tool yang sangat lengkap. Anda tinggal memilih objek apa yang akan dimasukkan. Berikut ini akan membahas masalah teknik memasukkan objek berupa teks.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Letakkan kursor pada tempat yang akan ditambahkan teks.<br />
<a title="Gambar 11" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_11.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_11.gif" alt="Gambar 11" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Pada penel Properties, aturlah beberapa spesifikasi seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<a title="Gambar 12" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_12.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_12.gif" alt="Gambar 12" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Ketikkan beberapa kalimat yang berisi berita, kemudian aturlah format teks tersebut seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<a title="Gambar 13" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_13.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_13.gif" alt="Gambar 13" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Anda bisa memasukkan image di antara teks tersebut. Untuk melakukan hal itu, pertama kali letakkan kursor di awal paragraf kemudian pilih menu <strong>Insert &gt; Image</strong>.<br />
<a title="Gambar 14" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_14.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_14.gif" alt="Gambar 14" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Pilih file gambar yang akan dimasukkan dalam dokumen tersebut.<br />
<a title="Gambar 15" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_15.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_15.gif" alt="Gambar 15" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Apabila berhasil memasukkan gambar, maka akan terlihat objek tersebut berada di depan paragraf. Namun posisinya masih kurang sempurna karena susunan teks terdorong oleh gambar tersebut.<br />
<a title="Gambar 15" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_15.gif"></a><a title="Gambar 16" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_16.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_16.gif" alt="Gambar 16" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Agar tampilan lebih rapi, Anda dapat mengatur posisi gambar sehingga seluruh teks akan berada di sebelah kanan gambar. Untuk melakukan hal tersebut, pada panel Properties pilih Left untuk Align.<br />
<a title="Gambar 17" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_17.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/05/dreamweaver_17.gif" alt="Gambar 17" /></a></li>
</ol>
<p align="justify">
<p align="justify">
<p><strong>MEMBUAT LINK DAN NAVIGASI</strong></p>
<p align="justify">Menu yang mudah digunakan (<em>user friendly</em>) dapat membantu pengguna ketika mencari informasi yang dibutuhkan. Sebaiknya menggunakan tombol menu yang umum, seperti: Home, Product, Service, dan Contact Us</p>
<p align="justify">Dalam Macromedia Dreamweaver, kita membuat Pop-up Menu, dan Jumping Menu secara mudah. Anda tidak bersusah payah menuliskan script yang panjang dalam bahasa Javascript karena telah disediakan tool yang sangat mudah dan fleksibel.</p>
<p>1.  <strong>Membuat Pop-up Menu</strong></p>
<p align="justify">Keunggulan software Macromedia Dreamweaver dibandingkan dengan aplikasi lain yang sejenis adalah adanya tool untuk membuat menu pop-up  yang dibuat dengan bahasa Java. Bagi mereka yang masih awan dengan bahasa Java, tidak perlu bingung karena disediakan panel Behavior untuk mempermudah dalam pembuatan menu pop-up.</p>
<p align="justify">Sebelum membuat pop-up menu terlebih dulu harus menyiapkan nama file sebagai link. Sebagai contoh: ketika user memilih menu PC maka yang akan muncul adalah pilihan nama computer seperti Acer, HP, BenQ, dan lain sebagainya. Dan ketika user memilih salah satu opsi (missal: Acer) maka akan terhubung ke file tersebut.</p>
<p>Dengan demikian, Anda harus membuat beberapa file dengan bentuk interface yang sama seperti halaman utama, yaitu menyimpan dengan nama lain (contoh: Save As &gt; acer.html). Diasumsikan, Anda telah memiliki beberapa file sebagai link yang dimaksud.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Pertama kali, klik menu PC.<br />
<a title="dreamweaver_21.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_21.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_21.gif" alt="dreamweaver_21.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Jika panel Behaviors belum muncul, aktifkan terlebih dulu dengan cara memilih menu <strong>Window &gt; Behaviors</strong>.<br />
<a title="dreamweaver_22.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_22.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_22.gif" alt="dreamweaver_22.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Pada panel Behaviors (berada di sebelah kanan), klik tombol Add (tanda plus) untuk membuka menu.<br />
<a title="dreamweaver_23.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_23.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_23.gif" alt="dreamweaver_23.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Selanjutnya pilih Show Pop up Menu.<br />
<a title="dreamweaver_24.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_24.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_24.gif" alt="dreamweaver_24.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Setelah mengklik pilihan tersebut, maka akan muncul kotak dialog Show Pop-up Menu yang masih kosong.<br />
<a title="dreamweaver_25.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_25.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_25.gif" alt="dreamweaver_25.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Pada Tab Contents, masukkan nama menu pada kolom Text (misal: Acer).<br />
<a title="dreamweaver_26.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_26.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_26.gif" alt="dreamweaver_26.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Kemudian masukkan alamat URL pada kolom Link.<br />
<a title="dreamweaver_27.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_27.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_27.gif" alt="dreamweaver_27.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Selanjutnya pada kolom Target, pilih _parent.<br />
<a title="dreamweaver_28.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_28.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_28.gif" alt="dreamweaver_28.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Untuk membuat menu yang baru, klik tanda plus (+) di bagian atas. Kemudian lakukan hal sama seperti pada tahap 6.<br />
<a title="dreamweaver_29.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_29.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_29.gif" alt="dreamweaver_29.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Selanjutnya, klik Tab <strong>Appearance</strong> untuk mengatur warna teks dan latar belakang pop up menu. Tentukan jenis dan ukuran font yang digunakan. Lalu tentukan pula warna teks dan warna cell ketika mouse berada di atas teks.<br />
<a title="dreamweaver_30.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_30.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_30.gif" alt="dreamweaver_30.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Klik Tab <strong>Advanced</strong> untuk menentukan lebar, tinggi dan warna border kotak pop up menu.<br />
<a title="dreamweaver_31.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_31.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_31.gif" alt="dreamweaver_31.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Klik Tab <strong>Position</strong> untuk menentukan posisi pop up menu.<br />
<a title="dreamweaver_32.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_32.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_32.gif" alt="dreamweaver_32.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Setelah selesai klik OK. Untuk melihat hasilnya, klik tombol F12.<br />
<a title="dreamweaver_33.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_33.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_33.gif" alt="dreamweaver_33.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Untuk mengasah keterampilan Anda, buatlah pop-up menu pada tombol lain.</p>
</li>
</ol>
<p align="justify">
<p align="justify">
<p>2. <strong>Membuat Rollover Image</strong></p>
<p align="justify">Macromedia Dreamweaver selain menyediakan tool untuk membuat Pop up Menu juga menyediakan tool untuk membuat Rollover Image sebagai tombol. Yang harus Anda lakukan pertama kali adalah menyediakan dua buah gambar yang ukurannya sama tapi warnanya berbeda.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Buatlah duplikasi gambar tombol yang telah ada.<br />
<a title="dreamweaver_41.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_41.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_41.gif" alt="dreamweaver_41.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Kemudian editlah file hasil duplikasi tersebut menggunakan Adobe Photoshop. Pilih menu <strong>Image &gt; Adjustment &gt; Hue/Saturation</strong>.<br />
<a title="dreamweaver_42.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_42.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_42.gif" alt="dreamweaver_42.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Setelah muncul kotak dialog Hue/Saturation, aktifkan pilihan Colorize. Kemudian geser Slider Hue maupun Saturation sesuai kebutuhan. Setelah selesai klik OK, simpan dokumen tersebut dengan cara menekan <strong>Ctrl+S</strong>.<br />
<a title="dreamweaver_43.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_43.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_43.gif" alt="dreamweaver_43.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Sekarang kembali ke Macromedia Dreamweaver. Klik gambar About Us.<br />
<a title="dreamweaver_44.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_44.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_44.gif" alt="dreamweaver_44.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Hapuslah objek tersebut dengan cara menekan tombol Del. Selanjutnya pilih menu <strong>Insert &gt; Image Objects &gt; Rollover Image</strong>.<br />
<a title="dreamweaver_45.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_45.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_45.gif" alt="dreamweaver_45.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Setelah muncul kotak dialog Insert Rollover Image, berilah nama gambar pada kolom Image name kemudian tentukan gambar asli pada kolom Original Image. Untuk mempermudah pencarian file, klik tombol Browse. Tentukan pula file untuk gambar rollover pada kolom Rollover Image.<br />
<a title="dreamweaver_46.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_46.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_46.gif" alt="dreamweaver_46.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Masukkan teks alternat pada kolom Alt, lalu tentukan nama file sebagai link ketika tombol tersebut di klik.<br />
<a title="dreamweaver_47.gif" href="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_47.gif"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/06/dreamweaver_47.gif" alt="dreamweaver_47.gif" /></a></li>
<li>
<p align="justify">Untuk melihat hasilnya, tekan tombol F12.</p>
</li>
</ol>
<p><script src="http://www.google-analytics.com/urchin.js" type="text/javascript"><!--</p>
<p>// --></script> <script type="text/javascript"><!--
 _uacct = "UA-1940587-1"; urchinTracker();
// --></script></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/tutorial-membuat-website-dengan-photoshop-cs2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2'>Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2</a> <small> Web yang sering dikunjungi orang merupakan nilai plus bagi...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/ebook-web-professional-dengan-photoshop-dreamweaver/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ebook: Web Professional dengan Photoshop &#038; Dreamweaver'>Ebook: Web Professional dengan Photoshop &#038; Dreamweaver</a> <small>Alhamdulillah, setelah menunggu beberapa bulan akhirnya buku tentang Web Professional...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://slametriyanto.net/membuat-web-dengan-dreamweaver/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>265</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Web Design Concept</title>
		<link>http://slametriyanto.net/web-design-concept/</link>
		<comments>http://slametriyanto.net/web-design-concept/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2007 05:11:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web & Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://slametriyanto.web.id/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Before to make professional web, important for a web developer is giving idea about point any kind of will be displayed on the web page. There by, a web developer also require to consulting with that owner web if anything be target of owner web can reality.
Other thing with a web developer were given on [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Before to make professional web, important for a web developer is giving idea about point any kind of will be displayed on the web page. There by, a web developer also require to consulting with that owner web if anything be target of owner web can reality.</p>
<p align="justify">Other thing with a web developer were given on to make a site. Owner web, usually entrusting fully for web developer. OK, if it does so that as a web developer must proving its skill on make professional web to be every owner web does not heart break with website have been made.</p>
<p align="justify">To be a web developer not easy because must to improve between web programming with art on every web page. Both must be have, if only one of so that not yet referred as a professional web developer. Although clever php language on make web, but if not support by artistic so that resulting less maximal. If clever to make apperance web page only but not support by knowledge about web programming web so that will just without effect.</p>
</p>
<p><!--Adsense--></p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://slametriyanto.net/web-design-concept/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2</title>
		<link>http://slametriyanto.net/tutorial-membuat-website-dengan-photoshop-cs2/</link>
		<comments>http://slametriyanto.net/tutorial-membuat-website-dengan-photoshop-cs2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jan 2007 01:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain & Multimedia]]></category>
		<category><![CDATA[Photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[Web & Internet]]></category>
		<category><![CDATA[photoshop]]></category>
		<category><![CDATA[web dan internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://slametriyanto.web.id/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[
Web yang sering dikunjungi orang merupakan nilai plus bagi seorang web designer. Banyaknya pengunjung yang datang dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan seseorang dalam merancang dan mengembangkan sebuah website profesional.
Ada beberapa unsur yang mempengaruhi keberhasilan tersebut, diantaranya: mudah digunakan, proses koneksi cepat, tampilan menarik, perpaduan warna sangat tepat, navigasi mudah dipahami dan digunakan, isi artikel sangat [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/membuat-web-dengan-dreamweaver/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial: Mengedit Web dengan Dreamweaver'>Tutorial: Mengedit Web dengan Dreamweaver</a> <small>Ada sebagian web designer dalam membuat situs professional tidak memanfaatkan...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/digital-painting-dengan-adobe-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Digital Painting dengan Adobe Photoshop'>Digital Painting dengan Adobe Photoshop</a> <small>Dengung kecanggihan software yang bernama Adobe Photoshop masih saja menggema...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/konsep-dasar-membuat-website/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Konsep Dasar Membuat Website'>Konsep Dasar Membuat Website</a> <small>Sebelum membuat web secara profesional, tugas penting sebagai seorang pengembang...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=iso-8859-1" /></p>
<p align="justify"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/contoh-situs.jpg" alt="Contoh Situs" title="Contoh Situs" align="right" />Web yang sering dikunjungi orang merupakan nilai plus bagi seorang web designer. Banyaknya pengunjung yang datang dapat dijadikan tolok ukur keberhasilan seseorang dalam merancang dan mengembangkan sebuah website profesional.</p>
<p align="justify">Ada beberapa unsur yang mempengaruhi keberhasilan tersebut, diantaranya: mudah digunakan, proses koneksi cepat, tampilan menarik, perpaduan warna sangat tepat, navigasi mudah dipahami dan digunakan, isi artikel sangat berguna, dan masih banyak lagi unsur lain. Semua itu bergantung pada respon pengunjung/pengguna terhadap website yang kita buat.<br />
Saat ini website sudah menjadi salah satu bagian dari identitas sebuah institusi, sama pentingnya dengan alamat perusahaan. Website dapat dijadikan &#8220;guide&#8221; bagi pelanggan untuk mengetahui lebih jauh tentang profil sebuah institusi secara online.</p>
<p align="justify">Ada beberapa sofware yang dapat digunakan untuk merancang interface sebuah website pribadi, diantaranya: Adobe Macromedia Firework dan Adobe Photoshop. Rancangan yang dibuat dalam Photoshop dapat disimpan menjadi html kemudian dapat dioleh menggunakan Adobe Macromedia Dreamweaver. Jadi anda tidak perlu lagi membuat kode html yang rumit dan panjang, cukup menggunakan perpaduan Adobe Photoshop dan Adobe Macromedia Dreamweaver.<span id="more-24"></span></p>
<p align="justify">Berikut ini, saya akan memberikan sedikit tutorial tentang pembuatan website pribadi yang impresif menggunakan Adobe Photoshop. Artikel yang saya muat di sini merupakan cuplikan dari salah satu bab buku saya yang dalam proses pencetakan di penerbit Datakom Lintas Buana. Jadi, apabila tutorial ini kurang dari sempurna, sebaiknya membeli buku tersebut <img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/icon_smile.gif" alt="icon_smile.gif" id="image23" height="15" />.</p>
<p>Buku tersebut terdiri dari 5 bab yaitu:</p>
<p>Bab 1. <strong>Pengantar Web Design</strong><br />
1.1. Tips Membuat Web Profesional<br />
1.2. Prinsip dalam Mendesain Website<br />
1.3. Software Desain Grafis<br />
1.4. Format Grafis</p>
<p>Bab 2. <strong>Konsep Dasar Pembuatan Website<br />
</strong><br />
Bab 3. <strong>Merancang Web<br />
</strong>3.1. Kategori Web<br />
3.2. Dasar-dasar Pemilihan Warna<br />
3.3. Mengatur Layout</p>
<p>Bab 4. <strong>Proses Pengembangan<br />
</strong>4.1. Situs Pribadi<br />
4.1.1. Membuat Dokumen Baru<br />
4.1.2. Membuat Interface<br />
4.1.3. Membuat Tombol<br />
4.1.4. Menambahkan Efek Khusus<br />
4.1.5. Membuat Heading<br />
4.1.6. Menambahkan Image/Gambar<br />
4.1.7. Menambahkan Teks untuk Menu<br />
4.1.8. Memotong Gambar (Slice)</p>
<p>4.2. Situs Bisnis<br />
4.2.1. Membuat Dokumen Baru<br />
4.2.2. Membuat Interface<br />
4.2.3. Menambahkan Efek pada Interface<br />
4.2.4. Membuat Tombol<br />
4.2.5. Membuat Heading<br />
4.2.6. Teknik Slice</p>
<p>Bab 5. <strong>Proses Editing<br />
</strong>5.1. Editing Awal<br />
5.1.1. Mengubah Objek menjadi Background<br />
5.1.2. Memasukkan Objek<br />
5.2. Membuat Link dan Navigasi<br />
5.2.1. Membuat Pop-up Menu<br />
5.2.2. Membuat Rollover Image 116</p>
<p align="center"><img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/sketsa.gif" alt="sketsa.gif" id="image25" height="231" width="383" /></p>
<p align="justify">Dengan melihat bentuk layout tersebut di atas, akan lebih mudah proses pengembangannya dalam Adobe Photoshop. Sebelum membuat dokumen baru, kita harus mengetahui bahwa tidak semua resolusi monitor pengguna sama dengan yang kita miliki. Sebagai contoh, resolusi monitor kita menggunakan ukuran 1024 x 768 pixel sedangkan pengguna (user) hanya memiliki resolusi 800 x 600 pixel. Apabila Anda membuat ukuran dokumen 900 x 600 pixel maka menimbulkan ketidaknyamanan pengunjung karena harus sering menggulung halaman website akibat ukuran dokumen terlalu lebar. Sebaiknya lebar tidak melebihi 800 pixel.</p>
<p>OKE. kita mulai saja pembahasan membuat website pribadi dengan Adobe Photoshop (Anda bisa menggunakan Adobe Photoshop versi 7, 8, atau 9).</p>
<p align="justify"><strong>4.1.1.</strong> <strong>Membuat Dokumen Baru</strong><br />
Diasumsikan Anda menggunakan Adobe Photoshop 7, CS maupun CS2. Jalankan program Adobe Photoshop kemudian ikuti beberapa petunjuk berikut ini.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Buatlah dokumen baru dengan ukuran 800 x 600 pixel. Mode warna RGB, resolusinya 72 pixel, mode warna RGB 8 bit dan latar belakang white. Beri nama dokumen baru tersebut (misal: Situs Pribadi), setelah selesai klik OK.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4111.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Untuk mempermudah proses pembuatan interface situs, ada baiknya memasukkan gambar bentuk layout ke dalam dokumen Adobe Photoshop. Anda dapat menduplikasi (copy dan paste) ke dalam dokumen tersebut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4112.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Klik Set Foreground color untuk memilih warna sebagai latar belakang.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4113.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Setelah kotak dialog Color Picker muncul, masukkan kode warna <strong>#0066cc</strong> pada kotak kode.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4114.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Tekan tombol <strong>Alt+Backspace</strong> secara bersama-sama untuk memberi warna pada layer Background.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4115.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Buatlah layer baru dengan nama &#8220;Up&#8221; kemudian aktifkan Rectangle Marquee tool dan buatlah seleksi seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4116.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Tekan huruf <strong>D</strong> pada keyboard untuk mengubah warna default Foreground dan Background (Hitam dan Putih) kemudian tekan huruf <strong>X</strong> untuk membalik warna tersebut. Tekan tombol <strong>Alt+Backspace</strong> secara bersama-sama untuk memberi warna putih pada layer &#8220;Up&#8221;. Tekan <strong>Ctrl+D</strong> untuk membuang seleksi.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4117.gif" /></li>
</ol>
<p align="justify"><strong>4.1.2.</strong> <strong>Membuat Interface<br />
</strong>Bentuk interface yang bagus dapat membangkitkan &#8220;gairah&#8221; para pengguna untuk tetap menikmati berbagai berita dan informasi yang disajikan. Keunikan bentuk interface memiliki nilai tersendiri karena tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menciptakan bentuk tersebut. Berikut ini akan membahas salah bentuk interface yang modern.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Pertama kali, aktifkan <strong>Pen tool</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4121.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Pada menu option di bagian atas, pilih Shape Layers.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4122.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Klik Set Foreground Color untuk memilih warna.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4123.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Setelah kotak dialog Color Picker muncul, masukkan kode warna <strong>#ff5d6c</strong> pada kotak yang disediakan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4124.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Buatlah Shape menggunakan <strong>Pen tool</strong> dengan bentuk seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4125.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Aktifkan <strong>Convert Point tool</strong> untuk membuat efek lengkung.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4126.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Klik pada segmen yang ingin diberi efek lengkung. Klik dan tahan sambil menggeser salah satu convert point ke kanan secara perlahan agar membentuk lengkungan yang diinginkan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4127.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Selanjutnya memilih segmen yang lain. Klik dan tahan sambil menyeret pointer ke kanan secara perlahan agar membentuk objek yang diinginkan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4128.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Jika telah selesai maka akan terbentuk sebuah asesoris modern seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4129.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Aktifkan layer Shape 1, buatlah duplikat layer tersebut dengan cara mengklik dan tahan sambil menggerakkan ke ikon Create New Layer.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41210.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Jika berhasil, pada Palet Layer akan muncul hasil duplikasi layer tersebut dengan nama Shape 1 copy.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41211.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Aktifkan layer Shape 1 copy kemudian tekan <strong>Ctrl+T</strong> untuk mentransformasikan. Klik tombol mouse kanan dan pilih Flip Horizontal. Setelah selesai klik tombol Commit pada option bar atau dapat juga menekan tombol <strong>Enter</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41212.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Kurangi tingkat kepekatan (opacity) dengan cara menggeser slider pada menjadi 50%.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41213.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Aktifkan <strong>Direct Selection tool</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41214.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Buatlah seleksi untuk memilih dua buah segmen yang akan dipindahkan secara bersama-sama.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41215.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Gunakan tombol panah ke kiri untuk menggeser dua buah segmen tersebut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41216.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Langkah selanjutnya adalah membuat ilustrasi yang sama untuk memperindah tampilan. Buatlah duplikat layer Shape 1 sekali lagi dengan cara menggeser layer tersebut ke ikon Create New Layer. Kemudian modifikasi bentuknya menggunakan <strong>Convert Point tool</strong> sehingga akan membentuk sebuah latar belakang yang modern. Ubahlah opacity-nya menjadi 20%.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41217.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Berikutnya, aktifkan <strong>Pen tool</strong> dan buatlah Shape yang berbentuk seperti gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41218.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Seperti biasa, aktifkan <strong>Convert Point tool</strong> untuk membuat bagian yang lengkung.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41219.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Sehingga akan didapatkan sebuah bentuk interface yang impresif.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41220.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Duplikasi Shape 2 dengan cara menyeret layer tersebut ke ikon Create New Layer. Kemudian ubahlah bentuknya agar lebih menarik lagi. Untuk memodifikasi, gunakan <strong>Convert Point tool</strong> dan <strong>Direct Selection tool</strong>. Jika mengikuti petunjuk buku ini, bentuk shape akan seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41221.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Terakhir, aktifkan <strong>Rectangle tool</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41222.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Kemudian buatlah Shape berbentuk kotak memanjang. Jangan lupa memberi warna Shape tersebut dengan kode warna <strong>#ea1c30</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41223.gif" /></li>
</ol>
<p align="justify"><strong>4.1.3.</strong> <strong>Membuat Tombol</strong><br />
Setelah sebelumnya membuat bentuk interface untuk halaman situs, langkah selanjutnya adalah membuat tombol yang eksklusif.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Pertama kali, aktifkan <strong>Rectangle Rounded tool</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4131.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Buatlah sebuah tombol berbentuk kotak.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4132.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Aktifkan <strong>Direct Selection tool</strong> kemudian buatlah seleksi untuk memilih empat buah segmen di bagian bawah.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4133.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Geser ke kanan sebanyak 10 kali menggunakan tombol tanda panah ke kanan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4134.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Berilah efek bayangan (<strong>Drop Shadow</strong>) dengan cara mengklik ikon Layer Style (<em><strong>f</strong></em>) di bagian bawah Palet Layers.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4135.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Setelah kotak dialog Layer Style muncul, aturlah beberapa spesifikasi seperti nampak pada gambar berikut. Setelah selesai klik <strong>OK</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4136.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Langkah selanjutnya adalah membuat beberapa duplikasi tombol tersebut dengan cara menggesernya ke ikon Create New Layer.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4137.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Buatlah tiga buah tombol lagi dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Anda dapat menduplikasi tombol yang sudah ada atau membuat tombol baru lagi. Jika Anda telah membuat tiga buah tombol, kira-kira bentuknya seperti gambar berikut ini.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4138.gif" /></li>
</ol>
<p align="justify"><strong>4.1.4. Menambahkan Efek Khusus</strong><br />
Interface tersebut mungkin masih sangat sederhana, kita perlu memberi efek khusus agar terlihat menarik. Ada beberapa teknik ketika membuat efek khusus pada tombol (button) yaitu memberi warna putih agar kelihatan seperti &#8220;button gel&#8221; atau hanya memberikan efek shadow saja.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Pertama kali aktifkan layer yang bentuk objeknya seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4141.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Menuju ke palet Path, ubahlah path tersebut menjadi seleksi dengan cara mengklik tombol ikon Load path as selection di bagian bawah palet Path.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4142.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Buatlah layer baru dengan nama &#8220;Light&#8221;. Kemudian aktifkan <strong>Brush tool</strong>, pilihlah ukurannya 9 pixel. Pada option bar, kurangi opacity menjadi sekitar 6% saja. Tekan huruf <strong>D</strong> lalu huruf <strong>X</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4143.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Goreskan pada bagian yang lengkung secara perlahan-lahan sehingga akan terbentuk warna seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4144.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Sekarang tekan tombol <strong>Ctrl+Shift+I</strong> atau pilih menu <strong>Select &gt; Inverse</strong> untuk membalikkan posisi seleksi. Tekan huruf <strong>X</strong> untuk memilih warna Foreground menjadi Hitam.</p>
</li>
<li>
<p align="justify">Arsirlah secara perlahan-lahan pada bagian yang lengkung menggunakan Brush tool sehingga akan memiliki efek bersinar dan muncul bayangan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4145.gif" /></li>
</ol>
<p align="justify"><strong>4.1.5. Membuat Heading<br />
</strong>Umumnya judul utama sebuah situs pribadi maupun perusahaan berada di bagian atas. Nama Domain dapat dijadikan sebagai judul heading dengan tujuan untuk lebih mengingatkan kepada pengunjung tentang alamat situs. Sebagai contoh, nama domain Anda : dix-um.com. Ambillah nama domain tersebut sebagai judul heading.</p>
<ol>
<li>Untuk membuat sebuah heading, pertama kali aktifkan <strong>Horizontal Type tool</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4151.gif" /></li>
<li>Kemudian, klik ikon <strong>Foreground Color</strong> untuk menentukan warna teks. Setelah kotak dialog Color Picker muncul, masukkan kode warna <strong>#ea1c30</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4152.gif" /></li>
<li>Ketiklah judul heading, misal: Dixs-um.com, pilihlah jenis huruf (font) yang tidak berkait (Sans Sherif).<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4153.gif" /></li>
<li>Buatlah layer baru dengan nama &#8220;Color-head&#8221;, kemudian buatlah seleksi berbentuk kotak menggunakan <strong>Rectangle Marquee tool</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4154.gif" /></li>
<li>Aktifkan <strong>Gradient tool</strong>, kemudian pada option bar pilihlah tipe Linier. Aturlah warna Foreground <strong>(#ea5765</strong>), dan Background (<strong>#ffffff</strong>).</li>
<li>Letakkan pointer di atas dan tarik ke bawah untuk membuat warna gradasi. Tekan <strong>Ctrl+D</strong> untuk membuang seleksi.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4155.gif" /></li>
</ol>
<p align="justify"><strong>4.1.6. Menambahkan Image/Gambar</strong><br />
Gambar yang ditampilkan dalam sebuah situs dapat berupa foto maupun clipart. Pada umumnya, ilustrasi yang digunakan dalam bentuk fotografi karena memiliki beberapa kelebihan diantaranya, warna realistis, bentuknya sesuai dengan objek sesungguhnya, lebih  alami, dan masih banyak lagi kelebihannya.</p>
<p align="justify">Oleh karena yang akan kita buat adalah situs pribadi, tidak ada salahnya menempatkan gambar (foto) pribadi seseorang dalam halaman utama. Baiklah, langsung saja kita akan mencoba melakukannya.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Pertama kali bukalah foto yang akan dijadikan ilustrasi di halaman muka situs.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4161.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Pilih menu <strong>Window &gt; Arrange &gt; Tile Vertically</strong> untuk menampilkan dua buah dokumen.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4162.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Aktifkan layer yang bergambar orang, klik dan tahan sambil menyeret layer tersebut ke dokumen Situs Pribadi.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4163.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Jika gambarnya terlalu besar, ubahlah ukurannya dengan cara menekan tombol <strong>Ctrl+T</strong> kemudian seretlah salah satu titik pegangan (handle) ke tempat tujuan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4164.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Aktifkan <strong>Horizontal Type tool</strong>, dan ketikkan beberapa kata sebagai identitas situs tersebut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4165.gif" /></li>
</ol>
<p align="justify"><strong><br />
4.1.7. Menambahkan Teks untuk Menu<br />
</strong>Tombol-tombol yang telah dibuat tersebut belum dapat berfungsi sebagai menu karena tidak ada teksnya. Nah, pada bagian berikut ini kita akan mencoba menambahkan teks pada beberapa tombol yang telah dibuat agar dapat berfungsi sebagai menu.</p>
<p>Menu tersebut dapat berupa mouse over maupun menu pull down. Jadi sebaiknya Anda memikirkan sejak awal sebelum memutuskan untuk memilih bentuk yang diinginkan. Apabila Anda mengikuti petunjuk dalam buku ini, bentuk menu yang akan dibuat adalah menu pull down.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Langkah yang pertama, aktifkan Horizontal Type tool kemudian buatlah area teks dengan cara mengklik pada tempat tombol sambil ditahan dan menyeretnya ke bagian lain membentuk kotak teks.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4171.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Buatlah teks sebagai menu (misal: Home, Profile, Gallery, News, dan Contact). Anda bebas memilih jenis huruf (font), penulis menggunakan jenis font Myriad Pro 10 point. Gunakan warna putih untuk teks tersebut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4172.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Lakukan hal yang sama untuk membuat menu di bagian lain.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4173.gif" /></li>
</ol>
<p align="justify"><strong>4.1.8. Memotong Gambar (Slice)</strong><br />
Adobe Photoshop memang dapat diandalkan dalam segala hal, terbukti beberapa bidang sangat memerlukan software yang satu ini diantaranya untuk keperluan fotografi, percetakan, animasi, periklanan, maupun untuk membuat website.</p>
<p align="justify">Salah satu keunggulan Adobe Photoshop dalam membuat sebuah halaman web adalah adanya teknik Slice. Dengan fasilitas tersebut, gambar akan secara otomatis terpotong sesuai dengan garis Slice. Anda tidak perlu memotong secara manual kemudian menyimpan potongan gambar tersebut satu per satu.</p>
<p align="justify">Hal yang perlu diperhatikan ketika memotong gambar adalah membaginya sesuai keperluan saja. Artinya, jika gambar tersebut akan digunakan sebagai tombol menu maka sebaiknya dipotong sesuai masing-masing judul menu tersebut. Misal menu Home harus terpisah dari menu Profile. Jangan memotong gambar yang memiliki dua menu karena akan mengalami masalah ketika mengeditnya dalam Macromedia Dreamweaver.</p>
<ol>
<li>
<p align="justify">Sebelum memotong gambar menggunakan Slice tool, kita memerlukan beberapa garis bantu untuk menandai bagian mana saja yang akan dipotong.  Letakkan pointer pada ruler guide di sebelah kiri tangan Anda, klik dan tahan sambil menyeret ke kanan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4181.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Buatlah beberapa garis bantu untuk menandai bagian yang akan dipotong. Apabila mengikuti pentunjuk dalam buku ini, kurang lebih seperti gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4182.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Sekarang buatlah garis bantu secara horisontal dengan cara mengambilnya dari ruler guide di atas (horizontal ruler), sehingga hasilnya akan nampak seperti gambar berikut ini.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4183.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Setelah tersusun beberapa garis bantu, langkah selanjutnya adalah memotong gambar tersebut menggunakan Slice tool.  Kita harus memilih bagian mana saja yang perlu dipisahkan, dan umumnya semua tombol harus dipisahkan karena memiliki fungsi yang berbeda. Sedangkan untuk bagian yang akan digunakan sebagai latar belakang, sebaiknya tidak perlu dipisahkan.  Untuk memotong bagian tersebut, pertama kali aktifkan Slice tool. Perlu diingat, setelah mengaktifkan Slice tool secara otomatis akan muncul angka 1 di sudut kiri atas. Hal itu memiliki arti gambar tersebut telah siap dipotong.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4184.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Letakkan pointer di sudut kiri atas.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4185.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Kemudian klik dan tahan sambil menyeret ke sebelah kanan sesuai luas yang diinginkan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4186.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Setelah memotong gambar tersebut secara otomatis akan muncul angka 2.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4187.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Letakkan pointer di atas angka 2, klik dan tahan sambil menyeret ke kanan untuk memotong gambar.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4188.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Setelah memotong gambar tersebut secara otomatis akan muncul angka 3 dan 4. Hal ini dikarenakan Adobe Photoshop secara otomatis memotong pada bagian lain agar bentuknya tetap utuh. Anda dapat memotong gambar pada area yang telah ditandai angka tersebut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-4189.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Langkah selanjutnya adalah memotong tombol-tombol yang ada secara terpisah. Letakkan pointer pada angka 3, klik dan tahan sambil menyeret ke bagian lain yang telah ditandai dengan garis bantu.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41810.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Lakukan dengan cara yang sama untuk memotong bagian lain sehingga akan terbentuk seperti gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41811.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Untuk bagian yang memiliki fungsi sama, sebaiknya tidak perlu dipisah/dipotong.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41812.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Perlu diperhatikan, ketika memotong pada bagian lain usahakan irisannya tepat pada irisan sebelumnya agar tidak muncul irisan lain yang tidak diinginkan. Jika hal itu terjadi, hasilnya tidak akan maksimal dan tidak sesuai seperti yang kita harapkan. Anda dapat memotong gambar yang terlalu besar menjadi beberapa bagian agar proses koneksi lebih cepat ketika menampilkan gambar.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41813.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Langkah selanjutnya, irislah tombol-tombol pada bagian kanan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41814.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Berikutnya, memotong gambar yang bukan berfungsi sebagai tombol.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41815.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Untuk gambar yang akan dijadikan latar belakang, irislah menjadi dua bagian saja seperti nampak pada gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41816.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Begitu pula pada bagian lain, irislah gambar sesuai keperluan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41817.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Apabila sudah mengiris gambar menjadi beberapa bagian maka akan nampa sepeti gambar berikut.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41818.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Dan untuk langkah selanjutnya adalah menyimpan dokumen tersebut menjadi web (Save for web). Pilih menu <strong>File &gt; Save for Web</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41819.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Maka akan muncul kotak dialog Save for Web. Klik tombol <strong>Save</strong>.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41820.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Kemudian akan muncul kotak dialog <strong>Save Optimized As</strong>. Tentukan folder untuk menyimpan file kemudian beri nama file tersebut, misal index lalu pilih HTML and images untuk Save as type, Seting=Default Setting, dan Slice=All Slices. Setelah selesai klik tombol Save untuk menyimpan.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41821.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Setelah menyimpan dokumen tersebut, akan nampak nama file index.html dan folder images yang berisi beberapa gambar yang telah dipotong menggunakan Slice tool.<br />
<img src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2007/01/image-41822.gif" /></li>
<li>
<p align="justify">Tahap selanjutnya adalah mengeditnya menggunakan Adobe Macromedia Dreamweaver untuk menambahkan teks dan membuat menu pull down agar tampilan situs lebih menarik dan lebih profesional. Teknik pembuatannya akan dibahas pada bab selanjutnya dalam buku tersebut, silakan baca artikel terkait di sini <a href="http://slametriyanto.net/ebook-web-professional-dengan-photoshop-dreamweaver/" title="Ebook: Web Professional dengan Photoshop &#038; Dreamweaver">http://slametriyanto.net/2008/03/31/ebook-web-professional-dengan-photoshop-dreamweaver</a>.  Silakan beli bukunya ya..</p>
</li>
</ol>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/membuat-web-dengan-dreamweaver/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial: Mengedit Web dengan Dreamweaver'>Tutorial: Mengedit Web dengan Dreamweaver</a> <small>Ada sebagian web designer dalam membuat situs professional tidak memanfaatkan...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/digital-painting-dengan-adobe-photoshop/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Digital Painting dengan Adobe Photoshop'>Digital Painting dengan Adobe Photoshop</a> <small>Dengung kecanggihan software yang bernama Adobe Photoshop masih saja menggema...</small></li>
<li><a href='http://slametriyanto.net/konsep-dasar-membuat-website/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Konsep Dasar Membuat Website'>Konsep Dasar Membuat Website</a> <small>Sebelum membuat web secara profesional, tugas penting sebagai seorang pengembang...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://slametriyanto.net/tutorial-membuat-website-dengan-photoshop-cs2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>220</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aspek Penting dalam Merancang Web</title>
		<link>http://slametriyanto.net/beberapa-aspek-dalam-merancang-web/</link>
		<comments>http://slametriyanto.net/beberapa-aspek-dalam-merancang-web/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2006 08:31:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web & Internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://slametriyanto.web.id/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan ketika akan membuat sebuah website.
DAPAT DIGUNAKAN (USABILITY)
Usabilitas merupakan hal yang sangat penting dalam merancang web (web design). Memang sangat baik jika memiliki sebuah website dinamis yang nampak profesional dan bagus, namun jika perlu waktu yang sangat lama untuk mendownload sebuah artikal atau penggunaan navigasinya sangat rumit maka tidak heran [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan ketika akan membuat sebuah website.</p>
<p align="justify"><strong>DAPAT DIGUNAKAN (USABILITY)<br />
</strong><a title="COCLD" href="http://cocld.com"><img id="image14" title="company.jpg" src="http://slametriyanto.net/wp-content/uploads/2006/12/company.jpg" alt="company.jpg" hspace="5" align="right" /></a>Usabilitas merupakan hal yang sangat penting dalam merancang web (web design). Memang sangat baik jika memiliki sebuah website dinamis yang nampak profesional dan bagus, namun jika perlu waktu yang sangat lama untuk mendownload sebuah artikal atau penggunaan navigasinya sangat rumit maka tidak heran jika pengguna akan œhengkangdari website Anda dan tidak akan kembali lagi. Perlu diketahui, umumnya pengguna (user) ingin mendapatkan informasi secara cepat meskipun tampilan website-nya biasa saja. Jika terlalu lama saat mencari informasi maka para pengguna akan langsung menutup halaman web tersebut. Ingat, jangan mengorbankan aspek usabilitas dalam mendesain website.<br />
<span id="more-6"></span></p>
<p align="justify"><strong>NAVIGASI (NAVIGATION)</strong><br />
Navigasi juga menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah website yang berfungsi untuk membantu pengguna (user) dalam menjelajah website kita untuk mencari informasi yang diinginkan secara mudah. Navigasi yang bagus mencerminkan struktur website yang sangat baik.</p>
<p align="justify"><strong>KONSEP PENULISAN (WRITING CONCEPT)<br />
</strong>Teknik penulisan dalam web berbeda dengan penulisan untuk publikasi (cetak). Waktu merupakan hal sangat penting bagi mereka yang menggunakan Internet, sehingga para pengguna Internet tidak akan membuang waktunya hanya untuk membaca teks yang sangat banyak sekali. Riset membuktikan bahwa para pengguna cenderung meneliti teks dalam layar monitor. Selain itu, lebih cepat membaca di layar monitor dibandingkan membaca di atas kertas.</p>
<p align="justify"><strong>KESEDERHANAAN (SIMPLICITY)<br />
</strong>Kesederhanaan merupakan hal penting dalam membuat sebuah web profesional. Sederhana di sini bukan dalam arti tampilan sebuah situs, namun lebih mengarah ke teknik penulisannya.</p>
<p align="justify"><strong>MUDAH DIAKSES (ACCESSIBILITY)<br />
</strong>Suatu hal yang mudah diakses ke semua orang dengan mengabaikan browser, paltform, sistem operasi, tersambung atau putus merupakan hal yang sangat utama untuk mempertimbangkan ketika merancang sebuah website. Anda tidak perlu menghalangi seorang pengguna web keluar, siapa saja bisa menjadi potensi menjadi pengunjung/ pelanggan. Setelah sebuah website mudah diakses, membuat penggunaan website Anda akan banyak diakses oleh pengguna/pengunjung. Mudah digunakan = Pengunjung akan kembali. Sulit digunakan = Pengunjung akan kapok.<br />
Kekuatan Web adalah disukainya web tersebut oleh pengguna di seluruh dunia (Universality). Akses oleh semua orang dengan mengabakan kekurangannya adalah aspek yang sangat pentingnb (Tim Berners Lee, Direktur W3C dan pembuat World Wide Web).</p>
<p align="justify"><strong>KEBUTAAN WARNA (COLOR BLINDNESS)<br />
</strong>Sekitar satu dari sebelas orang mungkin tidak mampu menggunakan website Anda berkaitan dengan beberapa format kebutaan warna (color blindness). Yang terbaik, website Anda tidak akan nampak pada orang yang buta warna seperti yang telah Anda rancang. Sialnya lagi, hal ini bisa jadi teks tidak terbaca, navigasi yang sulit digunakan dan elemen lain yang tersembunyi.</p>
<p align="justify"><strong>GRAFIK (GRAPHIC)<br />
</strong>Unsur grafik sangat diperlukan dalam sebuah website, karena memiliki beberapa fungsi. Namun jika terlalu banyak menggunakan grafik, bisa jadi website kita akan menimbulkan berbagai masalah. Untuk mengatasi berbagai hal yang tidak diinginkan ketika mendesain web, perlu mempertimbangkan berbagai sudut pandang dalam penggunaan grafik</p>
<p align="justify"><strong>TEKNOLOGI BARU (NEW TECHNOLOGY)<br />
</strong>Perkembangan internet yang begitu pesat membuat beberapa developer menambahkan teknologi baru dapat menampilkan aplikasi yang dibutuhkan.<br />
Sebagai seorang web developer, tentu saja harus selalu mengikuti perkembangan di dunia maya agar ketika merancang web tidak timbul masalah akibat dari pengguaan teknologi yang sudah kadaluwarsa.</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://slametriyanto.net/beberapa-aspek-dalam-merancang-web/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsep Dasar Membuat Website</title>
		<link>http://slametriyanto.net/konsep-dasar-membuat-website/</link>
		<comments>http://slametriyanto.net/konsep-dasar-membuat-website/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Dec 2006 07:24:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Slamet Riyanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web & Internet]]></category>
		<category><![CDATA[web dan internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://slametriyanto.web.id/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum membuat web secara profesional, tugas penting sebagai seorang pengembang web adalah memberikan ide dan gagasan tentang point apa saja yang akan ditampilkan dalam sebuah halaman web. Dengan demikian, seorang pengembang web juga perlu berkonsultasi dengan pemilik web itu sendiri agar segala sesuatu yang menjadi tujuan pemilik web dapat terpenuhi.
Lain halnya dengan seorang pengembang web [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/tutorial-membuat-website-dengan-photoshop-cs2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2'>Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2</a> <small> Web yang sering dikunjungi orang merupakan nilai plus bagi...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img id="image16" title="situs-pribadi.jpg" alt="situs-pribadi.jpg" hspace="5" src="http://slametriyanto.web.id/wp-content/uploads/2006/12/situs-pribadi.jpg" align="right" />Sebelum membuat web secara profesional, tugas penting sebagai seorang pengembang web adalah memberikan ide dan gagasan tentang point apa saja yang akan ditampilkan dalam sebuah halaman web. Dengan demikian, seorang pengembang web juga perlu berkonsultasi dengan pemilik web itu sendiri agar segala sesuatu yang menjadi tujuan pemilik web dapat terpenuhi.</p>
<p align="justify"><span id="more-5"></span>Lain halnya dengan seorang pengembang web (<em>web developer</em>) yang diberikan kebebasan dalam membuat sebuah web. Pemiliki web umumnya mempercayakan sepenuhnya kepada pengembang web (<em>web developer</em>). Nah, jika demikian maka sebagai seorang pengembang web harus benar-benar membuktikan keterampilannya dalam membuat web secara profesional agar para pemiliki web tidak kecewa dengan karya yang telah dibuat.</p>
<p align="justify">Untuk menjadi seorang pengembang web profesional tidaklah mudah karena harus memadukan antara bahasa pemrograman web dengan nilai seni yang terdapat dalam setiap halaman web. Keduanya harus dimiliiki, jika salah satu saja maka belum bisa disebut sebagai seorang pengembang web profesional. Meskipun pintar bahasa php dalam membuat web, tapi jika tidak didukung oleh jiwa seni maka hasilnya kurang maksimal. Begitu pula sebaliknya, jika hanya pandai membuat tampilan halaman web tapi tidak didukung oleh pengetahuan tentang bahasa pemrograman web maka hal itu akan sia-sia saja.</p>
<p align="justify">Sebagai seorang pengembang web pemula, tidak perlu berkecil hati jika ingin menjadi seorang pengembang web profesional.Ãƒâ€šÃ‚  Yang terpenting adalah adanya kemauan untuk terus belajar dan belajar lagi agar wawasan tentang pengembangan web terus bertambah. Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh para pengembang web pemula ketika pertama kali ingin membangun sebuah web dari awal. Agar web yang dibuat nampak profesional perlu memahami beberapa konsep dasar dalam mengolah web, mulai dari tool yang digunakan, format gambar yang sesuai, hingga pemilihan warna teks dan latar belakang sebuah halaman web.<br />
<strong>Ãƒâ€šÃ‚ </strong></p>
<p align="justify"><strong>SOFTWARE DESAIN GRAFIS</strong>Ãƒâ€šÃ‚<br />
Dalam merancang sebuah website, kita tidak bisa lepas dari perangkat lunak untuk mengolah gambar (image) sebagai bagian dari website.Ãƒâ€šÃ‚  Ada beberapa alat disain grafis yang dapat digunakan untuk membantu dalam membuat website yang cantik, diantaranya:</p>
<ol>
<li>Adobe Photoshop (<a href="http://www.adobe.com/">http://www.adobe.com/</a>) : software ini sangat populerÃƒâ€šÃ‚  dan dapat diandalkan untuk membuat dan mengedit grafik maupun gambar fotografi.Ãƒâ€šÃ‚ </li>
<li>Adobe Illustrator (<a href="http://www.adobe.com/">http://www.adobe.com/</a>) : software ini digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor dan dapat digunakan untuk membuat ilustrasi.</li>
<li>PaintShop Pro (<a href="http://www.jasc.com/">http://www.jasc.com/</a>) : software ini sama dengan Adobe Photoshop, sedikit lebih canggih namun tidak masih kalah populer dibandingkan Adobe Photoshop.</li>
<li>Macromedia Fireworks (<a href="http://www.adobe.com">http://www.adobe.com</a>) : software ini sangat mirip dengan Adobe Photoshop, namun tool ini berbasis vektor. Software ini mengijinkan semua elemen dapat diedit kembali dan dapat berintegrasi dengan Macromedia Dreamweaver. Sebagai tambahan, oleh karena seluruh produk Macromedia diakuisisi oleh Adobe maka namanya berubah menjadi Adobe Macromedia Fireworks.</li>
<li>Macromedia Flash (<a href="http://www.adobe.com">http://www.adobe.com</a>) : software ini dapat digunakan untuk membuat animasi dan berbasis vektor untuk website.</li>
</ol>
<p align="justify"><strong>FORMAT GRAFIS</strong><br />
Grafik/gambar dalam sebuah website dapat memberikan efek visual yang luar biasa terhadap website tersebut, namun bisa menambah waktu koneksi akibat banyaknya gambar yang ditampilkan. Grafik dalam website dapat berupa statik, animasi, dan fotografi.<br />
Agar koneksi ke website kita lebih cepat, perlu memahami beberapa format file yang sering digunakan pada sebuah website, diantaranya:</p>
<ol>
<li>GIF :Ãƒâ€šÃ‚  memiliki warna 8-bit, mendukung dalam bentuk transparan, mengkompresi area warna secara solid, mereduksi jumlah warna dan menjalin untuk proses download secara cepat, juga dapat digunakan untuk membuat animasi dalam bentuk grafik (animated graphic).</li>
<li>JPG : memiliki warna 24-bit,menjaga kualitas brightness dan hue yang ditemukan dalam sebuah foto, dapat disimpan dalam format berkualits tinggi maupun rendan (high or low resolution), sebuah file jpg dapat pula digunakan versi resolusi rendah (lowÃƒâ€šÃ‚  resolution) dari gambar yang nampak ketika gambar sedang didownload, tidak mendukung transparansi.</li>
<li>PNG : PNG-8 mendukung warna 8 bit, mengkompres area warna yang pekat, menjaga detail ketajaman, mendukung transparansi, kompresi lebih canggih dibandingkan gif karena dapat mengkompresi sekitar 10-30% lebih kecil dari format GIF.Ãƒâ€šÃ‚ Ãƒâ€šÃ‚ </li>
</ol>
<p align="justify">Setelah melihat perbandingan beberapa format file grafis untuk web, Anda dapat menentukan format apa yang akan digunakan sesuai kebutuhan. Pada prinsipnya, semua format file tersebut dapat dijadikan panduan dalam memilih format file yang tepat.Ãƒâ€šÃ‚  Ada beberapa bahan pertimbangan ketika memilih salah satu dari beberapa format file tersebut, diantaranya:<br />
-Ãƒâ€šÃ‚ Usahakan ukuran file seminimal mungkin<br />
-Ãƒâ€šÃ‚ Selalu gunakan mode warna RGB<br />
-Ãƒâ€šÃ‚ Gunakan web pallete (216 web-safe colour)</p>
<p align="justify">Jika Anda memilih format file GIF : simpan sedikit warna jika perlu, simpanlah sebagai interlaced .gif, buatlah latar belakang transparan berwarna.<br />
Jika Anda memilih format file JPG : pilih kualitas yang paling kecil jika perlu, dan simpan sebagai progresive.</p>
<p>Slamet Riyanto</p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://slametriyanto.net/tutorial-membuat-website-dengan-photoshop-cs2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2'>Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2</a> <small> Web yang sering dikunjungi orang merupakan nilai plus bagi...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://slametriyanto.net/konsep-dasar-membuat-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>157</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
