Retouching Tools

SPOT HEALING BRUSH (J): Tool ini dapat memindahkan noda/cacat secara cepat dan ketidaksempurnaan lain pada gambar. Spot Healing Brush tool bekerja dengan cara mengambil sampel dari gambar atau tekstur yang tepat, pencahayaan, dan pixel yang telah diperbaiki secara otomatis. Tidak sama dengan Healing Brush yang menutupi cacat dengan cara mengambil sampel yang kita tentukan, Spot Healing Brush secara otomatis mengambil sampel warna yang sesuai untuk menutupi daerah yang cacat.

Caranya: aktifkan Spot Healing Brush tool, kemudian aturlah ukuran brush dan tingkat ketajaman (hard). Selanjutnya, goreskan pada daerah yang kotor secara perlahan-lahan.

spot_healing_brush_tool.gif

HEALING BRUSH (J): Untuk memperbaiki bagian image yang cacat, kotor, maupun tergores dengan warna lain dengan cara menduplikasi dari warna atau pola pada bagian lain.

Caranya: tekan tombol Alt sambil mengklik tombol mouse pada daerah yang ingin dijadikan sumber. Lepaskan tombol Alt, lalu goreskan pada daerah yang ingin diperbaiki/dihilangkan.

healing_brush_tool.gif

PATCH (J): Untuk memperbaiki bagian image yang cacat, kotor, maupun tergores dengan warna lain dengan cara memilih sumber warna/pola pada bagian lain.

Caranya: aktifkan Patch tool, seleksi daerah yang ingin diperbaiki menggunakan tool tersebut. Setelah terbentuk seleksi, seret ke daerah lain sebagai sumber untuk menutupi daerah yang kotor.

pacth_tool.gif

RED EYE (J): Seperti namanya, tool in dapat menghilangkan efek Red eye pada foto Anda.

Caranya: aktifkan Red Eye tool, kemudian klik pada mata yang berwarna merah (Red Eye). Jika kurang puas dengan hasil yang telah dibuat, Anda dapat membatalkannya kemudian atur menu option di bagian atas. Aturah ukuran Pupil (Pupil Size) dan tingkat gelap pupil (Darken Pupil).

red_eye_tool.gif

CLONE STAMP (S) : Untuk menggambar dari sampel pada sebuah image.

Caranya: aktifkan Clone Stamp tool dan aturlah ukuran brush, pilih tipe yang lembut (Soft). Selanjutnya klik pada daerah yang akan dijadikan sampel sambil menekan tombol Alt. lalu klik pada daerah lain yang akan dijadikan target. Teknik ini biasanya digunakan untuk memanipulasi sebuah image ketika menambahkan objek yang sama.

clone_stamp_tool.gif

PATTERN STAMP (S): Untuk menggambar dari bagian atau pola yang telah diambil.

Caranya: aktifkan Pattern Stamp tool, pilih ukuran dan tipe brush. Selanjutnya, pada menu option di bagian atas, tentukan jenis pola (pattern) yang digunakan untuk menggambar.

pattern_stamp_tool.gif

ERASER (E) : Untuk menghapus objek dan dapat mengembalikan objek yang sudah terhapus ke posisi semula.

Caranya: aktifkan Eraser tool, pilih ukuran brush dan pilih tipe brush yang lembut (Soft), jika perlu perkecil tingkat kepekatan (opacity). Semakin kecil nilai opacity maka akan semakin lembut bagian tepi objek yang telah terhapus.

BACKGROUND ERASER (E) : Untuk menghapus latar belakang (background) agar menjadi trasparan.

Caranya: akifkan Background Eraser tool kemudian aturlah beberapa spesifikasi pada Option bar. Pada opsi Limits, pilih tipe Contiguous agar warna yang pertama kali terhapus menjadi acuan untuk menghapus warna berikutnya.

MAGIC ERASER (E) : Untuk menghapus warna yang solid dengan cara mengklik sekali pada bagian tertentu.

Caranya: aktifkan Magic Eraser tool, kemutian aturlah nilai Tolerance (semakin besar nilainya maka warna yang berdekatan akan ikut terhapus), Anti-alias (jika diberi tanda centang maka warna yang terhapus semakin lembut), Contiguous (jika diaktifkan, akan menghapus bagian lain), dan Sample All Layer (jika diaktifkan, semua layer di bawahnya ikut terhapus).

BLUR: Untuk memperhalus bagian tepi sebuah image. Teknik ini juga sering digunakan untuk memperhalus bagian-bagian tertentu, misalnya memperhalus bagian wajah atau memper-halus pixel yang terlalu besar.

Caranya: aktifkan Blur tool, aturlah spesifikasi pada Option bar. Goreskan brush pada daerah yang ingin dibuat kabur (blur).

SHARPEN : Untuk mempertajam bagian tepi sebuah image.

Caranya: aktifkan Sharpen tool, aturlah spesifikasinya pada Option bar. Goreskan brush pada daerah yang ingin dibuat tajam.

SMUDGE: Untuk membuat efek sentuhan jari pada cat basah. Teknik ini sering digunakan untuk menggambar secara digital.

Caranya: aktifkan Smudge tool, tentukan ukuran dan tipe Brush (atur pula tingkat ketajaman). Aturlah Mode dan Strenght (radius efek goresan brush, semakin besar nilaninya maka akan bagian lain ikut terkena dampaknya) pada Option bar. Goreskan brush pada daerah yang diinginkan.

DODGE: Untuk memberikan warna terang pada daerah tertentu.

Caranya: aktifkan Dodge tool, aturlah ukuran dan tipe brush, aturlah pula pada Strenght (semakin besar nilainya maka akan semakin terang).

BURN : Untuk memberikan warna yang gelap pada daerah tertentu dengan goresan brush.

Caranya: sama seperti Dodge tool.

SPONGE: Untuk meningkatkan saturasi (saturation) pada objek.

Caranya: sama dengan Dodge tool.

Related posts:

  1. Painting Tools
  2. Selection Tools
  3. Crop and Slice Tools
  4. Digital Painting dengan Adobe Photoshop

No comments yet

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>